December 19, 2007

FS Presiden

Filed under: TROPONG MEDIA

Friendster-nya PRESIDEN PKS
 

Dunia maya memang sarana hidup yang pada hari ini sangat memberikan pengaruh besar bagi masyarakat. Baik pengaruh negatif maupun positif. Bahkan bisa dikatakan, internet telah merubah wajah dunia menjadi tanpa batas, baik untuk kepentingan informasi, komunikasi, bisnis, forum per-temanan, juga tidak menutup untuk kepentingan-kepentingan buruk seperti pornografi, kejahatan penipuan lotere, termasuk propaganda yang menghancurkan. Dunia ini benar-benar menjadi sempit dengan perkembangan di era informasi ini. Sehingga peristiwa yang saat ini terjadi di suatu belahan bumi, pada detik itu pula beritanya bisa dinikmati oleh orang lain di belahan bumi lainnya. Luar biasa memang.

Aktivis da’wah memang sudah seharusnya memanfaatkan sarana ini sebanyak-banyaknya untuk kebaikan dan kepentingan da’wah. Untuk menyuarakan kebenaran dan mengkonter keburukan. Untuk mengungkap fakta dan mengenyahkan fitnah, Juga untuk menguak kebaikan-kebaikan da’wah ini yang sengaja ditutup-tutupi kebanyakan media massa yang dikuasai segolongan orang yang masih apriori dengan da’wah Islam.

Dan patut disyukuri dengan banyaknya situs-situs Islam yang memberikan banyak sekali informasi dan keilmuan yang mungkin sulit didapatkan dengan semakin terbatasnya waktu ’senggang’ kita. Sebut saja situs-situs Islam nasional seperti www.eramuslim.com, www.infopalestina.com, www.syariahonline.com, www.al-ikhwan.net, www.dakwatuna.com, dan lain-lain. telah memberikan manfaat yang luar biasa banyak kepada masyarakat luas. Bahkan jaringan struktur PKS di seluruh nusantara telah banyak memanfaatkan media maya ini untuk memaksimalkan komunikasi dan informasi kinerjanya kepada masyarakat sebagai sebuah partai da’wah. Tidak kurang dari 60 situs PKS telah eksis tersebar baik didalam negeri maupun luar negeri diantaranya. Demikian pula beberapa situs pribadi tokoh-tokoh PKS seperti www.hnw.or.id milik Dr. Hidayat Nurwahid, dan situs www.zulkieflimansyah.com milik politisi asal Banten Dr. Zulkieflimansyah.

Meskipun demikian penting untuk sarana menyampaikan Islam, dunia maya juga tak mesti diisi dengan kaku hanya berupa muatan da’wah dan politik ansich. Bisa juga memanfaatkan situs-situs umum yang cair agar bisa lebih dekat dan diterima oleh semua kalangan. Setidaknya hal ini pula yang telah dilakukan oleh beberapa petinggi PKS.

Ada yang menarik apabila saat ini Anda gemar berselanjar didunia maya. Sesekali cobalah memasuki sebuah situs yang sangat familiar di kalangan remaja dan masyarakat umum, yaitu www.friendster.com. Anda akan dapati bahwa seorang Presiden PKS, Ir. Tifatul Sembiring, yang kesibukannya seabreg luar biasa, juga menjadi salah satu pengguna situs ini. Tidak hanya itu, pendahulunya, Dr. Hidayat Nurwahid MA., yang saat ini menjadi Ketua MPR, juga menjadi pemanfaat situs yang merupakan ruang pertemanan di dunia maya.

Eits, belum selesai. Ada nama lain yang juga membuat kita tercengang, yaitu adanya foto Ust. Anis Matta dan Igo Ilham yang terpampang di situs ini, menandakan bahwa mereka juga menjadi member friendster. Kemudian, juga terdapat Ust. Ahmad Heryawan, wakil ketua DPRD DKI Jakarta yang sekaligus saat ini didaulat menjadi calon wakil gubernur Jawa Barat dari PKS. Tidak ketinggalan Calon gubernur yang diusung PKS di pilkada DKI Jakarta lalu, Adang Daradjatun, juga ada di dalamnya. Dan masih ada nama-nama lain yang sungguh di luar dugaan menjadi pengguna dan pemanfaat yang relatif cukup aktif. Jika dilihat dari waktu keanggotaan mereka, bisa diketahui bahwa membership mereka memang belumlah terlalu lama. Ust. Anis Matta dan Igo Ilham menjadi member sejak bulan Agustus 2007, sedangkan Ust. Ahmad Heryawan dan Dr. Hidayat Nurwahid ingruop sejak September 2007. Sementara Adang Daradjatun jauh lebih awal yaitu di Desember 2006, dan Presiden PKS, Ust. Tifatul Sembiring ingroup member sejak May 2006. Karena lebih awal, maka tak heran friends-box Presiden PKS ini mencapai lebih dari 2000 orang dari dua alamat friendsternya.

Informasi ini tidaklah hanya sekedar bersifat berita. Namun, tujuan penulis adalah untuk menyampaikan kepada para kader PKS bahwa saat ini jajaran petingginya di DPP benar-benar serius untuk memasuki era da’wah baru yang lebih masif dan terbuka. Kita di sini tentu tidak dalam konteks untuk mengomentari betapa ‘gaul’nya pemimpin-pemimpin PKS ini. Namun, lebih kepada menangkap semangat dan jurus jitu mereka untuk lebih dekat kepada semua kalangan masyarakat. Meski lewat dunia maya.

Hal ini terlihat sejalan dengan beberapa kebijakan partai yang ditetapkan untuk target-target kemenangan da’wah di masa yang akan datang. Bahwa salah satu strategi PKS adalah mengembangkan strategi partnership dengan merangkul seluruh komponen masyarakat yang pada akhirnya menjadikan partai ini menjadi partai terbuka untuk semua kalangan masyarakat.

Di luar point tersebut, bisa ditangkap semangat yang muncul bahwa keberadaan mereka di situs pertemanan itu seolah ingin menunjukkan kepada para kader PKS secara umum bahwa sudah sepatutnya, siapupun mereka yang notabene para kader da’wah, sudah semestinya dekat dan berada ditengah-tengah kaumnya. Tidak ekslusif dan sulit ditemui.

Ini realitas, bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya mereka yang sering berkumpul di masjid, meski julukan sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia ini melekat kepada Indonesia. Rakyat Indonesia juga tidak hanya mereka yang bisa ditemui di majelis ta’lim, atau yang bisa dikunjungi di pasar atau pun titik-titik keramaian.

Namun faktanya ada pula kelompok masyarakat yang mereka sulit untuk ditemui di tempat-tempat yang lazim dikunjungi. Diantaranya adalah mereka para pekerja yang karena pekerjaannya banyak menghabiskan waktu di depan komputer, kalangan profesional yang hanya sempat mengakses informasi luar hanya lewat internet di notebook-nya karena sudah tak sempat meyaksikan informasi di layar kaca. Juga para kaum muda, remaja, mahasiswa, maupun pelajar yang mereka enggan membaur dengan hiruk pikuk dunia da’wah dan politik dan lebih asyik membuat komunitas-komunitas pergaulan di dunia maya.

Kelompok masyarakat kedua inilah yang mana mereka hanya melihat dan berkomentar dari jauh tentang sepak terjang PKS. Dan jumlahnya ternyata sungguh sangat banyak, sebuah medan da’wah yang tak boleh terlewatkan. Dan tentunya, mereka adalah kelompok masyarakat yang berhak dikenal, mereka juga berhak mengenal PKS beserta para petinggi-petingginya, dan mereka pun berhak untuk mendapatkan setetes hikmah dari da’wah yang diusung partai da’wah ini, terlepas mereka adalah kelompok yang memiliki hak suara di setiap proses demokrasi di negeri kita.

Efektifitas pemanfaatan fasilitas pertemanan di dunia maya ini memang belum bisa dibuktikan hasilnya. Namun setidaknya keberadaan musisi kenamaan ‘Ahmad Dhani’ dan mantan vokalis Ratu ‘Wulansari’ di friends-box friendster mereka menjadi salah satu ilustrasi bahwa keberadaan mereka di dunia maya bisa menjangkau orang-orang yang mungkin tak bisa ditemui didunia nyata. Dengan cara ini, minimal aura kesholihan bisa ditangkap dan diambil hikmahnya oleh masyarakat luas dari berbagai kalangan.

Begitulah. Mereka para petinggi partai yang jadwalnya begitu padat saja masih berusaha membuka banyak pintu untuk bisa bertemu dengan masyarakat dan konstituennya. Lantas bagaimana dengan umumnya kader yang hanya sebagai kader biasa?

Untuk memanfaatkan situs ini Anda memang harus menjadi membernya. Tidak sulit, Anda hanya perlu memiliki email pribadi sebagai syarat utama menjadi anggota. Selanjutnya, hanya dengan langkah sederhana Anda sudah bisa menemukan sebuah gerbong komunitas yang memang sangat beragam. Medan da’wah dunia maya.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer