June 15, 2007

Untuk Pilkada Jakarta

Filed under: SIYASAH

DARI SATELIT UNTUK KEMENANGAN PILKADA JAKARTA

 
Apa yang bisa dilakukan kader diluar Jakarta untuk berpartisipasi memenangkan Pilkada DKI?

Pertanyaan tersebut tentu menggelayut di tengah perasaan antara bangga dan harap-harap cemas menyaksikan peta politik Pilkada Jakarta saat ini. Bagaimana tidak? PKS yang mengusung Adang Daradjatun - Dani Anwar dikeroyok rame-rame oleh pasangan rivalnya Fauzi Bowo - Prijanto yang didukung koalisi 20 Parpol. Angka 24 % tentu terlalu jauh dari angka 76 % kursi DPRD DKI meskipun hal itu tidak sepenuhnya menjadi tolak ukur peta politik real di lapangan.

Namun demikian, angka tersebut mesti menjadi ‘warning’ bagi seluruh kader PKS di seantero wilayah Jakarta khususnya dan wilayah lingkar luar Jakarta yang sering disebut sebagai wilayah Satelit. Yaitu warning kepada semua kader untuk segera pasang kuda-kuda, menarik nafas dalam-dalam, cerdas mengatur waktu, menjaga stamina dan terus bekerja keras untuk waktu yang tidak sedikit.

Sudah barang tentu keseriusan upaya untuk memenangkan hajatan pemilihan pemimpin kota metropolitan itu telah gencar dilakukan oleh kader dan simpatisan PKS di Jakarta. Tidak diragukan lagi bahwa mereka telah mulai berjibaku men-sosialisasi-kan Adang-Dani jauh sebelum KPUD DKI menutup pendaftaran calon cagub - cawagub DKI Jakarta pada 7 Juni 2007 yang lalu.

Tanpa harus menunggu ada permintaan bantuan dari mereka, selayaknya kader-kader diluar Jakarta tanggap untuk menyumbangkan andilnya mengingat koalisi lawan yang dihadapinya tidaklah remeh. Disamping itu, nilai strategis kemenangan pilkada DKI Jakarta akan mampu menyuntikkan spirit luar biasa bagi pilkada-pilkada berikutnya di berbagai daerah di seluruh nusantara. Lantas apa yang bisa dan harus dilakukan kader-kader PKS di luar Jakarta untuk turut membantu memenangkan pilkada?

Jakarta adalah kota yang memiliki multi-ikatan dengan daerah-daerah lain di sekitarnya, baik itu ikatan darah, ikatan keluarga, ikatan etnik, pertemanan, komunitas hobi, bisnis, dan lain-lain. Hal ini tentu dapat dimanfaatkan oleh kader-kader di luar Jakarta untuk memainkan peran dan pengaruhnya melalui bermacam-macam ikatan di atas. Yang memiliki hubungan saudara dan family, manfaatkan. Kader yang memiliki koneksi dan relasi bisnis atau komunitas-kamunitas, manfaatkan. Kader yang memiliki ikatan emosiaonal etnik, juga harus memanfaatkannya.

Oleh karena itu, langakah praktis berikut ini mudah-mudahan dapat sedikit memandu kader dan simpatisan PKS di daerah Satelit Jakarta untuk turut memenangkan Pilkada yang akan digelar 8 Agustus 2007 mendatang.

1. Memanfaatkan Hubungan Keluarga

Tidak sedikit dari kader yang memiliki saudara atau keluarga besar yang menetap di Ibukota Jakarta. Baik saudara kandung maupun saudara kekerabatan. Diantara mereka juga tidak jarang adalah keluarga bukan kader PKS atau minimal simpatisan. Bahkan bisa jadi pada Pemilu 2004 yang lalu merekapun tidak mencoblos PKS di bilik suara.

Langkah baik untuk mempengaruhi mereka adalah dengan jalan mengunjunginya, bersilaturrahim, serta memberikan hadiah. Kunjungan kita tentu bukan semata-mata karena ingin ‘kampanye’, itu hanya efek samping. Yang paling utama adalah menjaga tali silaturrahim antara kita dan mereka, terlebih kita adalah kader-kader da’wah yang sangat memelihara tali silaturrohim.

Selingi pembicaraan kita dengan menyelipkan wacana pilkada Jakarta yang tinggal sebentar lagi. Berikan informasi terbaik tentang Adang-Dani dan arahkan agar mereka muncul perasaan mengenal dan ‘respect’ terhadap ‘jagoan’ PKS itu. Langkah selanjutnya kader bisa berkreatifitas sesuai perkembangan situasi dan kondisi.

2. Memanfaatkan Hubungan Etnik

Tidak bisa dipungkiri, hubungan etnik memiliki peranan yang sangat strategis. Terlebih etnik-etnik tertentu yang memiliki ikatan atau paguyuban yang sangat kuat seperti etnik Batak dan Bima, contohnya. Sebagaimana pilkada-pilkada di daerah lain, dukungan komunitas etnik seperti ini juga mewarnai pasangan calon kepala daerah tertentu.

Karena itu, alangkah baiknya jika paguyuban atau ikatan etnik yang di beberapa daerah satelit telah berhasil dirangkul PKS, agar ‘disambungkan’ ke struktur partai di Jakarta untuk di follow-up. Etnik Padang, Batak, Bima, Minang, Madura, dan lain-lainnya adalah sendi-sendi kekuatan massa yang strategis di samping etnik Betawi yang menjadi penduduk asli kota yang terkenal dengan lenong dan ondel-ondelnya ini.

3. Memanfaatkan Hubungan Komunitas

Saat ini, tidak hanya kaum elit saja yang gemar membentuk komunitas atau klub-klub hobby di Jakarta. Apalagi keanggotaan komunitas atau klub ini pada umumnya beranggotaan masyarakat lintas daerah, tidak hanya orang Jakarte saja tetapi juga banyak orang luar Jakarta. Sangat mungkin sekali bahwa diantara kader ada yang memiliki link dan ikatan benang merah dengan komunitas-komunitas tersebut.

Klub hoby yang biasa tumbuh bisa berupa klub-klub motor, klub olah raga, klub sosial, klub pendidikan, klub wirausaha, klub dunia maya dan lain-lain. Apalagi kini marak milist-milist di internet yang sudah mulai merambah aktifitas ‘copy darat’ dengan jumlah anggota yang tidak sedikit.

4. Memanfaatkan Hubungan Pertemanan

Kawan yang dipercaya akan menjadi entry point untuk mempengaruhi orang lain. Dan insya Allah, kita adalah orang-orang yang masuk dalam barisan orang yang bisa dipercaya. Teman main masa kecil, teman sekolah, teman kuliah, teman kerjaan, teman ketemu dijalan, dan bahkan teman temannya temen kita layak untuk kita hubungi dan coba interaksi dengan mereka. Minimal melalui telepon atau email jika tidak bisa bertemu langsung.

Satu hal yang penting untuk kita jadikan motivasi adalah bahwa teman-teman yang percaya pada kita, mereka memiliki keluarga yang sangat mungkin sekali untuk bisa ikut ter’sibghoh’ informasi yang telah kita sampaikan kepada teman atau sahabat kita. Untuk itu, jangan sedikit pun melewatkan mereka untuk coba kita ’silaturahimi’.

5. Memanfaatkan Hubungan Bisnis

Bisnis tidak mesti antipati dengan dunia politik. Apalagi fluktuasi peluang bisnis terkadang juga sedikit banyak terpengaruh dengan oleh dunia politik. Manfaatkan forum-forum temu bisnis untuk sedikit menyinggung dan menjajaki sejauh mana interesting mereka terhadap Pilkada Jakarta. Tentu timing yang tepat adalah dalam situasi yang santai atau nonformal.

Jika sedari awal kita sudah menanam benih yang baik pada hubungan bisnis kita dengan orang lain, adalah hal yang tidak mustahil untuk bisa memberikan pengaruh signifikan kepada mereka para rekan bisnis kita.

Itulah beberapa saran yang semoga bisa menjadi pengarah keterlibatan kita membantu kader-kader PKS Jakarta yang sedang menghadapi pasukan yang bersekutu.

Kunci penting untuk sukses berpartisipasi lewat 5 point diatas adalah kader harus memiliki wawasan yang memadai tentang track-record Adang-Dani. Untuk itu, agar menguasai pemahaman yang lebih baik tentang pasangan calon yang diusung PKS ini, kader dan simpatisan dapat mengikuti informasi dan perkembangan penting keduanya di www.adang-dani.com. Semoga dengan partisipasi ini kita dapat membantu membangun tangga-tangga kemenangan Pilkada DKI Jakarta. Amiin.
 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://rhisy.blogsome.com/2007/06/15/untuk-pilkada-jakarta/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer