Mukerda PKS
PINTU PEMBUKTIAN AMAL DAKWAH
Agenda Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) DPD PKS Kota Tangerang tinggal beberapa hari lagi. Tapi geliat kader yang sedang punya gawe, terkait amanah-amanah baru yang diembannya di kepengurusan DPD, tidak cukup terasa geregetnya. Masih ada beberapa kader yang belum tune in untuk segera bersiap diri menyongsong tuntutan bidang dakwah yang akan digelutinya. Hal ini terlihat dari sedikit lambannya respon bidang dan biro yang ada dibawahnya mempersiapkan materi untuk di-mukerda-kan. Pertemuan kader dalam satu bidang juga masih sangat minim dan terbatas dilakukan, bahkan mungkin masih terdapat bidang yang sama sekali belum pernah mengumpulkan keseluruhan anggotanya.
Semuanya berjalan seolah agenda penting ini seperti agenda-agenda lainnya yang bisa sukses terlaksana dengan menyisihkan sebagian kecil waktu saja. Tapi jika ditilik lebih dalam, maka Mukerda ini mestinya mernjadi momen yang disorot banyak kader di Kota Tangerang. Pasalnya, seabrek amanah besar yang ditelurkan oleh MUSDA 1 yang digelar beberapa bulan lalu sudah teriak-teriak untuk segera di tindak lanjuti.
Terlebih, selogan "Bersama Membangun Budaya Kepemimpinan Yang Melayani" yang diusung MUSDA tanggal 13 - 15 Mei 2006 kemarin bukanlah pesan yang main-main. Target-target yang ditetapkan DPP seperti pertumbuhan kader, target suara, perluasan jaringan dan segala macamnya sangat mencengangkan di atas kertas. Meski berdasarkan kalkulasi ilmiah target tersebut realistis, akan tetapi perlu keseriusan berfikir dan tindakan nyata yang sungguh-sungguh untuk dapat mewujudkan target-terget tersebut.
Dan ini penting untuk dibuktikan dalam bentuk kesiapan-siagaan kader, kematangan perencanaan serta ketepatan program untuk mewujudkan Kota Tangerang yang ‘futuh’. Apalagi 2008 kota Pendekar Cisadane ini sudah menggelar pilkada langsung, yang dalam amanat MUSDA tertera dengan jelas bahwa PKS Kota Tangerang harus memenangkan PILKADA.
Jika dikalangan kader yang memiliki sangkut-paut dengan hajat MUKERDA saja belum begitu menggeliat, terlebih kader pada umumnya yang tidak secara langsung terlibat dalam kepengurusan DPD. Hal ini tercermin dari kurang maksimalnya serapan usulan program yang bisa dihimpun dari kader-kader di tingkat bawah atau lapangan. Termasuk antusiasme kader menyambut mukerda ini kurang cukup terlihat, mungkin karena sosialisasi jadwal mukerda yang kurang maksimal berkenaan dengan mepetnya waktu, atau memang kurangnya pemahaman kader tentang konsekuensi amanah MUSDA menuju kemenangan PEMILU 2009? Silahkan dievaluasi secara jernih.
Maka tepat jika panitia Mukerda yang dibentuk sedemikian ‘kilat’ ini memampang tema Mukerda "Bekerja Keras Membangun Kemenangan Dakwah". Tujuan besar dan tujuan mulia, yang telah ditetapkan partai ini tentu tidak akan terwujud tanpa kerja keras yang terus-menerus dan tanpa kenal lelah. Hanya dengan keikhlasan, kesungguhan hati, semangat yang terus menyala, serta ar-roja’ yang tak kunjung padam saja yang akan mengantarkan partai ini kepada tujuan-tujuan besarnya.
"Dan Katakanlah: ‘Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (At-Taubah: 105)
Semoga Mukerda ini menjadi pintu ajang pembuktian keseriusan kita, kesungguhan kita, dan ketegaran kita berjalan di atas jalan dakwah yang panjang ini. Amiin.







