July 28, 2006

Kematian itu ..

Filed under: NASEHAT

KEMATIAN ITU DARI ALLAH

 
Kematian adalah pemberhentian yang pasti akan kita singgahi. Ibarat kehidupan ini adalah suatu perjalanan dan kita penumpang kereta kehidupan ini, maka pasti akan tiba waktunya kita sampai di stasiun tujuan. Itulah kematian yang mesti berulang-ulang kita sadari dan renungi, bahwa ternyata hiruk pikuk, gemerlap dan warna-warni kehidupan ini akan segera terhenti kita nikmati hanya dengan satu kata yang sederhana, ‘mati’.

Setiap kita sudah mendapatkan waktu yang tepat untuk tiba distasiun kehidupan, tidak bisa dimajukan ataupun ditunda barang sebentar. Dan setiap makhluk yang bernyawa, khususnya manusia, semuanya sedang bersama-sama menaiki kereta kehidupan ini. Diantaranya ada yang sedang duduk santai, karena mengira stasiun yang ditujunya masih jauh. Ada yang sedang berdegub kencang hatinya, karena stasiun tujuannya sudah didepan mata.

Tetapi yang lebih pasti adalah, bahwa ratusan, ribuan, jutaan, bahkan ratusan juta manusia sudah banyak yang turun dari kereta ini, mereka sudah sampai di tempat pemberhentian mereka, stasiun yang memisahkan antara kehidupan dan kematian.

Sebagaimana banyak Allah nyatakan didalam firman-Nya:

"Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?" (Al - Anbiya : 34)

"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul[234]. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (Al - Imron : 144)

"Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." (Al - Imron : 145)

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (Al - Imron : 185)

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan." (Al - Ankabut : 57)

"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (Luqman : 34)

"..(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun’alaikum[823], masuklah kamu ke dalam syurga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan." (An - Nahl : 32)

"Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun," (Al - Mulk : 2)

Semoga kabar-kabar kematian dari Sang Maha Hidup ini mampu menjadikan setiap kita orang-orang yang senantiasa mempersiapkan diri. Agar saat tiba di stasiun tujuan, kita membawa bekal yang cukup dan memadai untuk episode ‘kehidupan’ yang selanjutnya.


July 27, 2006

Mukerda PKS

Filed under: SIYASAH

PINTU PEMBUKTIAN AMAL DAKWAH

 
Agenda Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) DPD PKS Kota Tangerang tinggal beberapa hari lagi. Tapi geliat kader yang sedang punya gawe, terkait amanah-amanah baru yang diembannya di kepengurusan DPD, tidak cukup terasa geregetnya. Masih ada beberapa kader yang belum tune in untuk segera bersiap diri menyongsong tuntutan bidang dakwah yang akan digelutinya. Hal ini terlihat dari sedikit lambannya respon bidang dan biro yang ada dibawahnya mempersiapkan materi untuk di-mukerda-kan. Pertemuan kader dalam satu bidang juga masih sangat minim dan terbatas dilakukan, bahkan mungkin masih terdapat bidang yang sama sekali belum pernah mengumpulkan keseluruhan anggotanya.

Semuanya berjalan seolah agenda penting ini seperti agenda-agenda lainnya yang bisa sukses terlaksana dengan menyisihkan sebagian kecil waktu saja. Tapi jika ditilik lebih dalam, maka Mukerda ini mestinya mernjadi momen yang disorot banyak kader di Kota Tangerang. Pasalnya, seabrek amanah besar yang ditelurkan oleh MUSDA 1 yang digelar beberapa bulan lalu sudah teriak-teriak untuk segera di tindak lanjuti.

Terlebih, selogan "Bersama Membangun Budaya Kepemimpinan Yang Melayani" yang diusung MUSDA tanggal 13 - 15 Mei 2006 kemarin bukanlah pesan yang main-main. Target-target yang ditetapkan DPP seperti pertumbuhan kader, target suara, perluasan jaringan dan segala macamnya sangat mencengangkan di atas kertas. Meski berdasarkan kalkulasi ilmiah target tersebut realistis, akan tetapi perlu keseriusan berfikir dan tindakan nyata yang sungguh-sungguh untuk dapat mewujudkan target-terget tersebut.

Dan ini penting untuk dibuktikan dalam bentuk kesiapan-siagaan kader, kematangan perencanaan serta ketepatan program untuk mewujudkan Kota Tangerang yang ‘futuh’. Apalagi 2008 kota Pendekar Cisadane ini sudah menggelar pilkada langsung, yang dalam amanat MUSDA tertera dengan jelas bahwa PKS Kota Tangerang harus memenangkan PILKADA.

Jika dikalangan kader yang memiliki sangkut-paut dengan hajat MUKERDA saja belum begitu menggeliat, terlebih kader pada umumnya yang tidak secara langsung terlibat dalam kepengurusan DPD. Hal ini tercermin dari kurang maksimalnya serapan usulan program yang bisa dihimpun dari kader-kader di tingkat bawah atau lapangan. Termasuk antusiasme kader menyambut mukerda ini kurang cukup terlihat, mungkin karena sosialisasi jadwal mukerda yang kurang maksimal berkenaan dengan mepetnya waktu, atau memang kurangnya pemahaman kader tentang konsekuensi amanah MUSDA menuju kemenangan PEMILU 2009? Silahkan dievaluasi secara jernih.

Maka tepat jika panitia Mukerda yang dibentuk sedemikian ‘kilat’ ini memampang tema Mukerda "Bekerja Keras Membangun Kemenangan Dakwah". Tujuan besar dan tujuan mulia, yang telah ditetapkan partai ini tentu tidak akan terwujud tanpa kerja keras yang terus-menerus dan tanpa kenal lelah. Hanya dengan keikhlasan, kesungguhan hati, semangat yang terus menyala, serta ar-roja’ yang tak kunjung padam saja yang akan mengantarkan partai ini kepada tujuan-tujuan besarnya.

"Dan Katakanlah: ‘Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (At-Taubah: 105)

Semoga Mukerda ini menjadi pintu ajang pembuktian keseriusan kita, kesungguhan kita, dan ketegaran kita berjalan di atas jalan dakwah yang panjang ini. Amiin.
 






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer